bahasa indonesia

Download Bahasa Indonesia

Post on 19-Oct-2015

44 views

Category:

Documents

0 download

Embed Size (px)

DESCRIPTION

Dasar-dasar mata kuliah Bahasa Indonesia

TRANSCRIPT

presentasi

I. BAHSASA INDONESIA1. Bahasa Pada waktu terakhir ini makin dirasakan betapa pentingnya fungsi bahasa sebagai alat komunikasi. Kenyataan yang dihadapidewasa ini adalah bahwa, selain ahli-ahli bahasa, semua ahli yangbergerak dalam bidang pengetahuan yang lain cenderung memperkuat dirinya dengan teori dan pratek bahasa. Semua menyadari bahwa interaksi dan segala macam kegiatan dalam masyarakat akanlumpuh tanpa bahasa. Begitu pula melalui bahasa, kebudayaan suatu bangsa dapat dibentuk, dibina, dan dapat dikembangkan serta dapat diturunkan kepada generasi kita mendatang. Dengan adanya bahasa sebagai alat komuniksi, maka semua yang ada di sekitar kita : peristiwa-peristiwa, binatang-binatang, tumbuhtumbuhan, hasil cipta karya manusia dan sebagainya mendapat tanggapan dalam pikiran manusia lalu disusun dan diungkapkan kembali kepada orang lain sebagai bahan komunikasi. Dengan adanya bahasa sebagai alat komunikasi dan memperhatikan wujud bahasa itu, maka kita dapat membatasi pengertian bahasa itu sebagai alat komunikasi antara masayarakat berupa simbol bunyi yang dihasilkan oleh alat ucap manusia. 12. Aspek BahasaTelah disinggung sebelumnya, bahwa bahasa merupakan sistemkomunikasi yang mempergunakan simbol-simbol vokal yang bersifat arbitreryang diperkuat denga n gerak gerik badaniah yang nyata. Simbol adalahmakna yang diberikan kepada sesuatu yang dapat diserap oleh alatpendengaran kiataDalam hal ini bahasa pada dasarnya memiliki dua aspek, yaitu bunyi vokalyang dihasilkan oleh alat ucap manusia, dan arti atau makna yaitu hubunganantara rangkaian bunyi vokal dengan barabg yang diwakilinya. Bunyi itumerupakan getaran yang merangsang alat pendengar kita, sedangkan artiadalah isi yang terkandung di dalam arus bunyi vokal dengan barang atau halyang diwakilinya .Dalam sejarah bahasa ada satu kelompok berpendapat bahwa memang adahubungan yang wajar antara kata dengan barangnya , dengan menggunakanetimologi bahasa, misalnya a, u, o menyatakan sesuatu yang besar, rendah danberat, sedangkan vokal i, e menyatakan sesuatu yang tinggi, kecil dan tajam.Bila kita meninjau kembali sejarah pertumbuhan bahasa sejak awal hinggaSekarang, maka fungsi bahasa dapat diturunkan dari dasar motip pertumbuhan bahasa itu sendiri , maka bahasa itu mempunyai fungsi sebagai berikut:Sebagai alat untuk menyatakan ekspresi diri agar menarik perhatian orang lain kepada kita.Sebagai alat komunikasi dengan komunikasi kita dapat menyampaikan semua yang kiata rasakan, fikirkan, dan kita ketahui kepada orang lain.Sebagai alat mengadakan integrasi dan adaptasi sosial melalui bahasa manusia dengan pengalamannya dapat mempelajari segala sesuatu yang ada di sekitarnya,melalui bahasa seorang anggota massyarakat perlahan-lahan belajar mengenal segala adat istiadat, tingkah laku dan tata-krama.Sebagai alat untuk mengadakan kontrol sosial kontrol sosial adalah usaha untuk mempengaruhi tingkah laku dan tindakan orang lain, dengan bahasa emua kegiatan sosial dapat kita lakukan. 3. Fungsi Bahasaikirkan34. Tujuan kemahiran bahasa Melihat fungsi-fungsi bahasa seperti yang diuraikan sebelumnya, terutama fungsi sebagai alat kemunikasi dan kontrol sosial, maka maksud utama buku ini adalah untuk memberika dasar-dasar kebahasaan guna memperoleh kemahiran berbahasa bagi pengguna bahasa baik lisan atau tulisan. Sebab itu, bahasa yang dipergunakan adalah bahasa yang umum digunakan dalam kontak bahasa dan kontak sosial atau bahasa yang tidak menyalahi norma-norma yang brlaku umum dalam masyarakat. Dengan latihankemampuan atau keterampilan secara intensifMendorong kita memperoleh keterampilan berbicara, setelah menguasai sejumlah pembendaharaan kata dan perlahan-lahan akan memungkinkan kita melahirkan ide, pengetahuan dsb. bica45. Manfaat tambahan a. Kita lebih mengenal diri kita sendiri: kita bisa mengetahui sampai di mana kesanggupan kita mempengaruhi orang lain, betapa hidupnya imaginasi kita, berapa jauh dapat kita harapkan hasil pemikiran kita sendiri. b. Kita lebih dalam memahami orang lain: Komunikasi tidak berjalan searah tanpa adanya komunikasi timbak balik yang baik dan kompak. Biasanya dalam percakapan biasa, sering kita mengetahui kelemahan dari penuturan lisan seseorang. c. Belajar mengenal dunia sekitar kita: Dalam kehidupan sehari-hari kita lebih banyak bertindak sebagai penonton ketimbang memikirkan lebih mendalam mengenai segala sesuatu yang ada disekitar kita. d. Kita dapat mengembangkan suatu proses berpikir yang jelas dan teratur: Setiap kita mengatakan sesuatu orang selalu menganggap yang kita ucapkan itu benar adanyay6. Kesimpulan Kemahiran berbahasa bertujuan untuk memperlancar pola komunikasi kita yang jelas dan teratur dengan semua anggota masyarakat. Ia memungkinkan terpeliharanya tata sosial, adat istiadat, kebiasaan dan sebagainya melalui penghususan dari fungsi komunikasi bahasa. Namun yang paling utama dari kemahiran bahasa adalah pemakaian bahasa secara baik untuk kepentingan individu dalam masyarakat itu sendiri. Sejarah juga mencatat kenyataan-kenyataan yang sama sekali tidak diharapkan umat manusia. Sejarah memperlihatkan bahwa kemahiran bahasa yang dimiliki seseorang dapat disalahgunakan untuk menghancurkan umat manusia dan kebudayaan nya. Sebab itu, pemakai bahasa harus moral yang tinggi agar bisa menjadi pemicu timbangan dalam melakukan kontrol sosial terhadap anggota masyarakatnya.6. Kesalahan Umum Pemakaian Bahasa Kesalahan bahasa lisan bahasa yang dioralkan oleh Individu dalamkontak bahasa di tengah-tengah masyarakat. Bahasa tulisan pencerminan dari bahasa lisan (oral) ke dalam bahasa tulis. Dalam bahasa lisan sering ditemukan kesalahan-kesalahan pada:1. Penyebutan huruf u yu, seperti pada kata unit yunit, Universitas yuniversitas, huruf gh idiologi diucapkan idiolohi, kolega koleha.2. Menjamakkan kata, misalnya pada kata data data-data, kata mereka mereka-mereka. Sesungguhnya kata data dan mereka adalah sudah jamak.3. Penggunaan adverbial secara serampangan, misalnya pada sapaan kehadiran Bapak/Ibu adalah merupakan kebahgian kami. 4.Kesalahan pada bahasa lisan berpeluang terulang dalam bahasa tulisan yang lebih diperparah dengan kesalahan sistem ejaan / penulisan fonem, morfen, kata, frase, kalimat dan wacana, sesuai yang disyaratkan dalam buku petunjuk pedoman penulisan yang baik dan benar. 7. Kesalahan dalam bahasa TulisKesalahan menggunakan bahasa tulisan antara lain:1. Salah menggunakan tanda baca, misalnya: Coba katakan , Saudara, siapa namamu? Dalam ujaran yang wajar antara katakan dan Saudara tidak terdapat tanda perhentian, sebab itu seharusnya koma di situ di- hilangkan.2. Kesalahan menuliskan huruf kapital untuk menuliskan nama gelar/nama kesarjanaan (S1) seseorang, misalnya Dr. Hasan Basri. Yang seharusnya huruf kapital pada nama gelar kesarjanaan ditulis dengan hurus kecil dr. yang dibaca dokter.3. Kesalahan menggunakan kata keterangan jamak, seperti pada kata, banyak dari mereka-merka yang dipinggirkan oleh pemerintah. Beberapa dari orang-orang itu datang dari luar kota. Banyak masalah-masalah yang harus ditangani oleh Gubernur Jakarta4. Salah menuliskan kata depan, misalnya kata depan /di/ /ke/ disambung dengan kata yang mengikutinya, misalnya: dipasar, kepasar, seharusnya ditulis terpisah dari kata yang mengikutinya, seperti, di pasar. ke pasar, ke mana tempatnya? Di mana rumahmu? Dsb.

,88. Kesalahan menggunakan huruf kapital pada singkatan kata atau ungkapan yang sudah lazim. Misalnya: A.n. seharusnya ditulis a.n. (atas nama). D.a. seharusnya ditulis d.a. (dengan alamat). U.b. seharusnya ditulis u.b. (untuk beliau). Tsb. seharusnya ditulis tsb. (tersebut). Dkk. seharusnya ditulis dkk. (dan kawan-kawan). Dst. seharusnya ditulis dst. (dan seterusnya). Dll. seharusnya ditulis dll (dan lain-lain). Dsb. seharusnya ditulis dsb (dan sebagainya). Kep. seharusny ditulid kep. (kependekan). Dgn. seharusnya ditulis dgn (denganan) II. PungtuasiPentingnya Pungtuasi Dalam percakapan lisan sehari-hari terdengar penyebutan kata-kata seolah-olah dirangkaiakan satu sama lain, serta sana sini terdengar perhentian sebentar atau agak lama dengan suara menaik atau menurun. Di samping itu masih terdapat expresi air muka, berupa menggerak-gerakan mata, mengangguk-anggukan kepala, mengacunkan tangan dan sebagainya. Kataya diucapkan berulang-ulang menyatakan persetujuan yang bersemangat, atau bernada kemalu-maluan, kebimbangan dan kekurangan kepercayaan, atau sebagai penolakan secara kasar. Banyak sekali arti dari yang dapat diberikan kepada suatu ucapan dengan perbedaan variasi kecepatan, keras lembut, dan intonasi yang berlainan. 103. Macam-macam Pungtuasi Pungtuasi yang lazim diperguanakan dewasa ini didasarkan atas nada dan lagu (suprasegmental) dan sebagian lagi didasarkan atas relasi gramatikal, frase, dan inter-relasi antar bagian kalimat (hubungan sintaksis) yang lebih dikenal dengan penyebutan tanda-tanda baca .Tanda-tanda b aca itu adalah:a. Titik (.), .b. Koma (,) dan penggunaannya.c. Titik koma (.;), d. Titik dua (:) dan penggunaannyae. Petik ( ), f. Tanda tanya (?) dan penggunaannyag. Tanda seruh (!), h. Tanda hubung (-) dan penggunaannyai. Tanda pisah ( ), j. Tanda elipsis dan penggunaannyak. Tanda kurung ( ), l kurung siku [ ] dan penggunaannyam. Garis miring (/), n. Huruf kapital dan penggunaannya.

g115. Kaliamat yang efektifTujuan tulis menulis atau karang mengarang untuk mengungkapkanfakta-fakta, perasaan, sikap dan isi pikiran secara jelas dan efektif kepadapembaca. Sebab itu, ada beberapa persyaratan yang