clarifier umum

of 20/20
BAB 4 PEMBAHASAN 4. 1. Pembahasan Umum Limbah indust ri men jadi per hat ian pentin g bag i ban yak pi ha k baik pabr ik, ma sy ar ak at maupun bagi pe me ri nt ah. Keberadaannya tidak bisa dipisahkan dari tiap proses produksi.  T erutama pabrik tekstil yang dalam prosesnya melakukan proses kimiawi maka akan dihasilkan limbah kimia. Pengolahan limbah menjadi hal yang penting, karena bukan hanya nilai manfaat pr oduk yang dihasilkan saja yang dilihat tapi dampak limbah yang ditimbulkan pada lingkungan. Untuk mengatasi masalah limbah diperlukan pengolahan limbah supaya limbah yang dibuang kelingkungan tidak menimbulkan masalah li ngkungan. Li ngkungan me mi li ki kemampuan menetr al isir li mb ah dal am jumla h kecil. Bes ar nya kontaminasi dari limbah yang  jumlahnya besar maka akan membuat alam tidak mampu menetr alisirnya dan akan menimbulkan pencemaran yang membuat perubahan keseimbangan alam dan juga dampak bur uk ter had ap manus ia. Unt uk mengen dal ikan pencemaran ter hadap lin gk ungan maka di perl ukan besaran baku yang menj adi stand ar acuan batas maks imal pence mar an ter hadap lingkungan. engenai ukuran kualitas limbah diperlukan ukuran baku mutu yang dii!inkan oleh pemerintah hingga boleh dibaung ke lingkungan. "tandar baku mutu yang dii!inkan dikeluarkan oleh Laporan Kerja Praktik PT. Maakasari Te!tie Mis

Post on 13-Apr-2018

220 views

Category:

Documents

0 download

Embed Size (px)

TRANSCRIPT

  • 7/25/2019 clarifier umum

    1/20

    BAB 4

    PEMBAHASAN

    4.1. Pembahasan Umum

    Limbah industri menjadi perhatian penting bagi banyak

    pihak baik pabrik, masyarakat maupun bagi pemerintah.

    Keberadaannya tidak bisa dipisahkan dari tiap proses produksi.

    Terutama pabrik tekstil yang dalam prosesnya melakukan proses

    kimiawi maka akan dihasilkan limbah kimia.

    Pengolahan limbah menjadi hal yang penting, karena

    bukan hanya nilai manfaat produk yang dihasilkan saja yang

    dilihat tapi dampak limbah yang ditimbulkan pada lingkungan.

    Untuk mengatasi masalah limbah diperlukan pengolahan limbah

    supaya limbah yang dibuang kelingkungan tidak menimbulkanmasalah lingkungan.

    Lingkungan memiliki kemampuan menetralisir limbah

    dalam jumlah kecil. Besarnya kontaminasi dari limbah yang

    jumlahnya besar maka akan membuat alam tidak mampu

    menetralisirnya dan akan menimbulkan pencemaran yang

    membuat perubahan keseimbangan alam dan juga dampak

    buruk terhadap manusia. Untuk mengendalikan pencemaran

    terhadap lingkungan maka diperlukan besaran baku yang

    menjadi standar acuan batas maksimal pencemaran terhadap

    lingkungan.

    engenai ukuran kualitas limbah diperlukan ukuran baku

    mutu yang dii!inkan oleh pemerintah hingga boleh dibaung ke

    lingkungan. "tandar baku mutu yang dii!inkan dikeluarkan oleh

    Laporan Kerja Praktik PT. Maakasari Te!tie Mis

  • 7/25/2019 clarifier umum

    2/20

    Badan Pengendalian Lingkungan #idup $BPL#%, dan dipantau oleh

    lembaga tersebut. &una mengetahui kualitas limbah yang

    dibuang, maka diperlukan pengujian limbah yang dibuang untuk

    diperiksa dilaboratorium.

    'engan adanya pengolahan limbah dan pengujian hasil

    pengolahan yang mengacu pada baku mutu pencemaran

    lingkungan dari pemerintah, diharapkan akibat negatif dari

    proses yang dilakukan manusia dapat dikendalikan dan dampak

    negatif kerusakan lingkungan dapat dihindari.

    4.". Pembahasan Khusus

    4.".1. Proses #n$ustri Perusahaan

    Penanganan limbah suatu industri selalu berkaitan dengan

    proses produksi serta proses lainnya yang dilakukan perusahaan

    tersebut. PT alakasari Te(tile ills bergerak dibidang produksi

    kain denim dan grey dan melakukan produksinya melalui

    beberapa tahapan yaitu, dengan hasil samping tiap proses

    meliputi limbah bersifat asam, limbah pencelupan yang bersifat

    basa dan cairan hangat dengan p# netral, dengan mengetahui

    jenis dan kondisi limbah yang dihasilkan tiap proses maka dapat

    dirancang pengolahan limbah secara keseluruhan pabrik.

    )sal limbah cair kebanyakan dari proses penyempurnaan

    seperti pencelupan dan merserisasi. Beberapa proses lain pun

    menghasilkan limbah cair seperti penghilangan kanji.

    "ebagaimana umumnya di pabrik tekstil, limbah yang

    dihasilkan sangat banyak, sehingga penanganannya dilakukan

    dengan sistem kontinyu. Limbah pabrik diolah secara kimiawi

    Laporan Kerja Praktik PT. Maakasari Te!tie Mis

  • 7/25/2019 clarifier umum

    3/20

    dan *sika, dengan beberapa proses pada proses kimiawi seperti

    koagulasi dan +okulasi dan pada proses *sika dengan pemisahan

    menggunakan teknik sedimentasi dan pemisahan dengan alat

    beltpress.

    Laporan Kerja Praktik PT. Maakasari Te!tie Mis

  • 7/25/2019 clarifier umum

    4/20

    -

    /

    01

    2

    3

    4

    3

    5

    1

    -

    2

    4

    1

    6U)7& K)68)9)7 ')7 L)B:6)T:6;U6U)7& )K#)L

    "LU'&:'.Pada pemompaan udara kedalam air limbah, terdapat buih=

    buih yang timbul. Buih tersebut sangat banyak sehingga

    dapat menutupi permukaan dan dapat naik terus hingga

    keluar bak, pada keadaan seperti itu biuh dapat

    ditambahkan !at anti busa untuk mengurangi biuh yang

    timbul.)ir keluaran bak aerasi kemudian dialirkan ke clari*er

    kedua, untuk mencegah endapan yang masih terbawa

    dalam air hasil pengolahan. Pada air hasil pengolahan,

    kemudian dapat diperiksa nilai >:' nya di laboratorium

    untuk mengeCaluasi kinerja pengolahan limbah. "etelah

    melaui tahapan diatas, air hasil pengolahan dapat dibuang

    ke sungai, namun apabila hasil pengolahan masih belumlayak dibuang maka air hasil pengolahan dapat

    dipompakan kembali ke bak eAualisasi.

    Laporan Kerja Praktik PT. Maakasari Te!tie Mis