pengenalan action script

Download Pengenalan Action Script

Post on 09-Oct-2015

13 views

Category:

Documents

0 download

Embed Size (px)

DESCRIPTION

mempelajari action script flash

TRANSCRIPT

  • Introduction

    Belajar flash terasa tidak lengkap jika tidak belajar action script. Ini e-book pertama yang saya

    buat, e-book ini free alias gratis dikhusus kan untuk anda yang baru mengenal action script. Saya

    mencoba menyuguhkan suatu e-book yang lengkap dengan tampilan gambar dan penjelasan terhadap

    script yang anda ketik, ini dimaksudkan supaya anda mengerti apa fungsi dari script-script tersebut.

    Tidak seperti buku atau e-book kebanyakan yang hanya mengajarkan anda mendesign setelah itu

    muncul kata-kata ketik script dibawah ini tapi setelah itu ia tidak menjelaskan mengapa kita harus

    menulis script ini dan apa fungsinya.

    Pengenalan Action Script 2.0 adalah e-book kedua yang saya ketik dan hanya dikerjakan selama

    3 hari. Saya tahu pasti akan banyak kekurangan di dalamnya. Saya sangat mengharapkan kritikan atau

    saran anda agar pada penulisan e-book selanjutnya saya bisa meminimalis kekurangan saya. Untuk kri-

    tikan anda boleh kirim e-mail atau sms pada kontak yang ada di website saya. Anda di perbolehkan un-

    tuk mencetak, mendistribusi-kan atau menjual kembali dengan harga terserah Anda dan simpan 100%

    keuntungannya! Atau Anda diperbolehkan untuk meng-upload ke website anda untuk meningkatkan

    traffic dengan memberikan eBook ini secara cuma-cuma. Atau terserah Anda. Anda harus ingat bahwa

    Anda dilarang mereproduksi atau memodifikasi eBook ini dengan jenis atau bentuk apapun!!! Hanya

    itu. Terima Kasih Semoga e-book ini bisa bermanfaat sebagaimana yang harapkan.

    Novri Oov Auliansyah

  • Tahap 1

    Pengenalan Action Script 2.0

    Untuk mengetik Action script anda harus menempatkan pada panel action, jika tidak terlihat

    panel action di lembar kerja Flash Document klik Window > Action atau tekan F9 maka di lembar

    kerja anda akan terlihat seperti Gambar 1.0.

    Gambar 1.0

    Lembar kerja untuk mengetik Action Script

    Ketika anda mengetik script anda akan menemukan warna yang berbeda-beda pada panel action

    seperti yang terlihat pada gambar 1.1.

    Gambar 1.1

    Warna warni pada Action script 2.0

  • Ini bertujuan supaya anda mudah membedakan arti script yang anda ketik dan memudahkan

    anda jika terjadi kesalahan pada script yang anda ketik. Untuk lebih jelasnya mengenai warna-warni di

    panel action coba anda klik Edit > Reperence atau tekan ctrl+U, pada panel category pilih Action

    script. Sekarang anda bisa melihat arti bahkan merubah warna-warna tersebut.

    Tahap 2

    TraceSekarang langsung saja kita masuk pada sebuah kasus. Untuk perkenalan, kasus pertama yang

    akan kita pelajari adalah mengmbuat pesan di layar output. Syntak pertama yang akan kita gunakan

    adalah trace. Trace digunakan untuk menampilkan pesan pada jendela output pada flash. Untuk lebih

    jelasnya mari kita mencobanya :

    syntak : trace (pesan)

    Contoh : trace (mencoba trace)

    Gambar 1.2

    pesan trace dalam Jendela output

    lalu tekan Ctrl+Enter untuk mengetes movie clip atau klik contol > Test movie.

    Jika jendela Output tidak terlihat tekan F2. Trace juga mendukung untuk di jalankan berkali-kali,

    sekarang untuk mencobanya kita akan mengunakan angka sebagai media sekalian mencoba

    menggunakan operator berhitung.

  • Contoh script:

    n = 4;

    trace(n+1);

    //hasil di outputnya : 5

    trace(n*3);

    //hasil di outputnya : 12

    trace(n-1);

    //hasil di outputnya : 3

    trace(n/2);

    //hasil di outputnya : 2

    trace(n%3);

    //hasil di outputnya : 1

    Sekarang Tes movie anda!!.

    Hasil yang terlihat pada layar output hanya angka-angka hasil operator dalam trace saja.

    Sedangkan semua kalimat yang di depannya diberi tanda // tidak akan berpengaruh pada layar output.

    Kenapa ? karena setiap kalimat yang didepannya diberi tanda // melambangkan sebuah komentar

    sehingga ketika di eksekusi kalimat-kalimat tersebut tidak akan berpengaruh.

    Operator Kererangan Fungsi+ Jumlah Menjumlah nilai- Pengurangan Mengurangkan nilai* Kali Mengalikan nilai/ Bagi Membagi nilai

    % Modulo Menampilkan sisa

    pembagian nilai

  • Tahap 3

    Struktur Kondisi

    Pada tahap ini kita akan mempelajari lagi trace tetapi dengan tingkat yang sedikit lebih sulit.

    Kali ini kita menambahkan Struktur kondisi pada fungsi trace.

    Struktur kondisi adalah sebuah fungsi dimana perintah hanya akan dijalankan atau dieksekusi

    jika kondisi yang kita berikan terpenuhi. Pada tahap ini saya akan mempraktekan struktur kondisi if dan

    else, saya harap anda akan benar-benar mengerti fungsi dari kedua syntak tersebut karena kita akan

    bertemu kedua syntak ini pada tahap-tahap berikutnya.

    IF

    Jika anda sudah pernah belajar bahasa pemrograman sebelumnya anda pasti sudah tidak asing

    dengan kata ini. Sesuai dengan artinya if adalah Jika, jadi apabila kondisi yang terdapat dalam if

    terpenuhi perintah akan dijalankan.

    Penjelasan dari if sebagai berikut:

    if (kondisi) {

    perintah }

    contoh: n = 3;

    if (n

  • ELSE

    Else adalah syntak untuk perintah dimana kondisi if tidak terpenuhi.

    Contohnya :

    n = 2

    if (n + 5= =8) {

    trace(n tambah 5 adalah 8)

    }

    else {

    trace(n tambah 5 bukan 8)

    }

    Hasil di output adalah n tambah 5 bukan 8, ini terjadi karena syarat kondisi pertama tidak

    terpenuhi sehingga dilanjutkan pada syarat kondisi selanjutnya. Kenapa n + 5 = = 8 ??. Tanda = =

    berarti sama dengan, sedangkan = berarti nilai yang diberikan. Misalkan n=3, berarti nilai n adalah 3.

    TAHAP 4

    Pengulangan

    FOR

    For merupakan salah satu perintah untuk melakukan eksekusi pengulangan. Eksekusi

    pengulangan pada for akan terus berjalan sampai syarat terpenuhi, sehingga jika anda melakukan

    kesalahan pada penulisan script, pengulangan tersebut akan terus berjalan.

    Script : for (kondisi awal; kondisi berhenti; penjumlahan/pengurangan) {

    perintah;}

    contoh : for (a=0; a

  • WHILE

    Intruksi while hampir mirip seperti intruksi for.

    Syntaknya :

    Kondisi awal

    While ( kondisi syarat ) {

    Perintah

    }

    Contoh : a = 2;

    while (a

  • TAHAP 5

    Fungsi

    Fungsi merupakan perintah yang terdiri dari kumpulan statement, yang digunakan dengan cara

    melakukan pemanggilan terhadap nama dari fungsi tersebut. Bentuk subprogram ini sering di gunakan

    karena akan memudahkan pekerjaan pemograman. Dalam melakukan delegrasi fungsi, nama harus di

    mulai dengan huruf dan tidak boleh ada spasi. Nama fungsi case sensitive ( memperhatikan huruf besar

    dan kecil ).

    Untuk memanggil suatu fungsi, anda cukup memanggil nama fungsi tersebut.

    Contoh: function coba ( )

    {trace (memanggil fungsi coba)

    }

    Coba ( )

    TAHAP 6

    Array

    Array merupakan kumpulan data berurut yang bisa di ubah atau dimodif. Dalam Action Script 2.0 ada

    bermacam-macam jenis Array dan saya akan mencoba menjelaskan satu per satu :

    mulanya kita buat dulu data array contohnya:

    Data yang kita akan masukan adalah : Ina,Ini,Inu,Ino

    scriptnya adalah

    Arrayku = new Array (Ina,Ini,Inu,Ino)

    trace (Arrayku)

    tes movie (tekan Ctrl + Enter)

    Array akan tampil di output

  • Concat

    Sekarang kita akan menambahkan data di belakang arrray yang baru kita buat dengan

    menggunakan concat. Misalkan kita mau menambahkan kata Ana di Array yang barusan kita buat.

    Ubah script trace (Arrayku) jadi trace (Arrayku.concat(ana))

    Arrayku = new Array (Ina,Ini,Inu,Ino)

    trace (Arrayku.concat(ana))

    tes movie clip lihat hasilnya, jangan lupa sebelum menekan Ctrl + Enter teriak Simsalabim...

    Join

    Join juga berfungsi untuk menambah data. Tapi data yang dihasilkan berada di belakang data

    dalam Array.

    Contoh : Arrayku = new Array (Ina,Ini,Inu,Ino)

    trace (Arrayku.join(+))

    Maka hasil di output jadi

    Ina+Ini+Inu+Ino

    Length

    Digunakan untuk menghitung jumlah data dalam array.

    Script : Arrayku = new Array (Ina,Ini,Inu,Ino)

    trace (Arrayku.Length)

    output akan menghasilkan 4

    Pop

    Mengambil data paling terakhir di array atau menghapus data array yang paling belakang.

    sintaknya:Arrayku = new Array (Ina,Ini,Inu,Ino)

    trace (Arrayku.pop( ) )

    output akan menghasilkan : ino

    coba sekarang anda ubah scriptnya :

    Arrayku = new Array (Ina,Ini,Inu,Ino)

    Arrayku.pop()

    trace (Arrayku)

    output akan menghasilkan : Ina,Ini,Inu

  • Push

    Kebalikan dari pop, Push menambahkan satu data di belakang array

    Script: Arrayku = new Array (Ina,Ini,Inu,Ino)

    Arrayku.push(Ine)

    trace (Arrayku)

    Shift

    Shift bisa digunakan untuk mengambil awal data dari array

    Script : Arrayku = new Array (Ina,Ini,Inu,Ino)

    trace (Arrayku.shift())

    Atau menghapus satu data di depan array.

    Script :Arrayku = new Array (Ina,Ini,Inu,Ino)

    Arrayku.shift()

    Trace(Arrayku)

    Reverse

    Digunakan untuk membalik data di dalam array

    Arrayku = new Array (Ina,Ini,Inu,Ino)

    trace (Arrayku.reverse())

    Output : Ino,Inu,Ini,Ina

    Unshift

    Kebalikan dari Shift, unshift digunakan untuk menambahkan data di depan array

    Script : Arrayku = new Array (Ina,Ini,Inu,Ino)

    Arrayku.unshift(Ine)

    trace (Arrayku)

    output : Ine,Ina,Inu,Ino

  • TAHAP 7

    Property

    Setelah kita berputar-putar menggunakan