ppt penugasan rhea

Download Ppt penugasan rhea

Post on 12-Jul-2015

217 views

Category:

Documents

0 download

Embed Size (px)

TRANSCRIPT

PRESENTASI LAPORAN PENUGASAN BLOK KARDIOVASKULER DAN RESPIRASI (1.4)

PRESENTASI LAPORAN PENUGASAN BLOK KARDIOVASKULER DAN RESPIRASI (1.4)Oleh :Hendra Rohmana (11711023)Bhakti Wiranti (11711025)Rhea Veda Nugraha (11711098)Pitra Mukhlis Wardhani (11711137)tutorial 7DATA HASIL PENGUKURANNo.Istirahat (27 C)Istirahat (16 C)Setelah OlahragaDudukBerbaringDudukBerbaring1.Tekanan darah120/80120/70130/80120/80130/802.Denyut nadi86848985893.Frekuensi Pernapasan21201920194.Suhu tubuh3636363636Tekanan darah dalam mmHgDenyut nadi dan frekuensi napas dihitung frekuensinya dalam satu menitCARA PENGUKURANMenjelaskan tujuan dan cara pemeriksaan vital sign.Meminta kesedian pasien.Membaca bismillah.Menyiapkan alat-alat yang diperlukan: sfigmomanometer, termometer, stopwatch.Suatu gelombang tekanan yang bergerak cepat pada arteri dan dirasakan sebagai denyut nadi. Frekuensi denyut jantung dapat dihitung pada:-Apical, yaitu pemeriksaan denyut nadi dengan menggunakan stetoskop pada apeks cordis yaitu pada spatium intercostalis IV dan V di linea medioclavicularis sinistra.-Carotid, Radial, Temporal, Femoral, Dorsalis pedis-Popliteal, pada fossa popliteal.Frekuensi denyut nadi dipengaruhi oleh umur, jenis kelamin, aktivitas, emosi, suhu tubuh, dan keadaan patologis. Denyut nadi orang dewasa normal antara 60-100 kali per menit. Denyut nadi diatas 100 kali per menit disebut takikardia dan denyut nadi kurang dari 60 kali per menit disebut bradikardia.Bernafas adalah suatu tindakan yang tidak disadari, diatur oleh batang otak dan dilakukan dengan bantuan otot-otot pernafasan. Frekuensi dipengaruhi oleh umur, aktivitas, emosi, obat-obatan, dan keadaan patologis. Frekuensi nafas orang dewasa normal antara 14-20 kali per menit.PEMBAHASAN-REFLEKSI DIRIalattempatprobanduspengalamanPEMBAHASAN-ANALISISPengaruh perubahan posisiduduk-berbaring tekanan darahPengaruh suhuPengaruh aktivitastekanan darahdenyut nadi frekuensi napassuhuKESIMPULANPengaruh suhu lingkungan tidak terlalu mempengaruhi tekanan darah sistol diastole kecuali jika suhu tersebut sangat ekstrim.Tubuh dapat mempertahankan suhu tubuh atau melakukan proses homeostasis pada suhu lingkungan yang berubah-ubah sebatas kemampuan tubuh.Pemeriksaan tekanan darah sistol diastole paling baik dilakukan dengan posisi pasien berbaring karena tidak terlalu terpengaruh oleh gaya gravitasi. Aktivitas tubuh dapat mempengaruhi tekanan darah, denyut nadi, frekuensi napas, dan suhu tubuh tergantung dari seberapa berat aktivitas tubuh yang dilakukan.DOKUMENTASI

terima kasih