ppt refarat yadi

Download PPT REFARAT YADI

Post on 07-Jul-2016

216 views

Category:

Documents

0 download

Embed Size (px)

DESCRIPTION

ppcm

TRANSCRIPT

DISSEMINATED INTRAVASCULAR COAGULATION (DIC) PADA KEHAMILAN

DISSEMINATED INTRAVASCULAR COAGULATION (DIC) PADA KEHAMILAN

PEMBIMBING :dr. Ammar Siradjuddin, Sp.OGREFERAT Nuryadi Hermita, S.Ked11020122091Latar BelakangPerdarahan obstetrik menjadi penyebab utama tingginya angka mortalitas ibu diseluruh dunia yang salah satunya disebabkan oleh DIC.DIC memiliki manifestasi klinis yang luas, mulai dari thrombosis intravaskular yang bisa saja tidak disadari, kerusakan mikrovaskular, sampai terjadinya gagal organ dan perdarahan tidak terkontroldiagnosis DIC digunakan sistem skoring dari the international society ont thrombosis and hemostasis (ISTH).Tatalaksana DIC pada kehamilan berupa penanganan pada penyakit obsterik yang menyebabkan terjadinya DIC sambil disertai terapi suportif seperti pemberian produk darah dan pemberian agen antikoagulanTINJAUAN PUSTAKA

Definisi Disseminated intravascular coagulationDisseminated intravascular coagulation (DIC) merupakan suatu sindrom dengan karakterisik aktivasi sistemik sistem pembekuan darah, sehingga terjadi thrombosis pada pembuluh darah berukuran kecil dan sedang di seluruh tubuh.DIC muncul ketika proses hemostasis yang seharusnya terkontrol dengan baik menjadi terganggu karena satu dan lain hal. Akibat gangguan kontrol hemostasis ini respons koagulasi yang awalnya bersifat protektif bagi tubuh manusia, berubah menjadi respons maladaptif dengan berbagai konsekuensi patologisPerubahan sistem hemostasis selama kehamilan

Selama kehamilan, kondisi prothrombotik menjadi lebih aktif dibandingkan fibrinolisis

sebagai proteksi alami tubuh terhadap perdarahan pasca persalinanKoagulasi dan fibrinolisis Kehamilan normal diasosiaskan dengan peningkatan kadar fibrinogen, faktor VII, VIII, X, dan Von Willebrand factor (VWF). Konsentrasi fibrinogen plasma meningkat sekitar 50% Rata-rata konsentrasi fibrinogen plasma yang normalnya sekitar 300mg/dL meningkat menjadi sekitar 500mg/dL pada akhir kehamilan

Perubahan Trombosit

Jumlah trombosit menurun sekitar 10% selama kehamilan trombosit rata-rata sekitar 213.000/LBatas terendah 115.000/LPenurunan jumlah trombosit ini terlihat paling jelas saat memasuki trimester ketiga dan biasanya kembali ke nilai normal 6 minggu sesudah persalinanProtein Regulator

Ada beberapa protein yang berperan sebagai inhibitor koagulasi alami dalam tubuhprotein C, protein S, dan antithrombinSelama kehamilan, resistensi terhadap activated protein C meningkat secara progresif yang diikuti dengan penurunan konsentrasi protein C teraktivasi, penurunan jumlah protein S, konsentrasi faktor VIIIDisseminated intravascular coagulation pada kehamilan Sejak tahun 1901 kondisi thrombohemoragic sudah diamati dan dilaporkan terjadi pada berbagai komplikasi kehamilan seperti abruptio plasenta, intrauterine fetal death, embolisme cairan amnion, atau aborsi septik.Epidemiologi

Insidensi DIC pada kehamilan di Negara barat diperkirakan sekitar 3-10 kasus per 100.000 kelahiranMortalitas ibu terkait DIC diperkirakan sekitar 6-24%.Morbiditas maternal yang terkait dengan DIC pada kehamilan berupa histerektomi postpartum, transfusi darah masif, dan acute tubular necrosisEtiologi

1. abruptio plasenta / plasenta previa; (37%) 2. perdarahan postpartum (29%); 3. pre-eklamsi, dan sindrom HELLP (14%); 4. perlemakan hati akut pada kehamilan (acute fatty liver of pregnancy) (8%); 5. emboli cairan ketuban(6%); 6. abortus septik dan infeksi intrauterine (6%); 7. kematian janin intrauterine ( terbentuknya thrombus > gangguan pada organ > gagal ginjalManifestasi klinis Pada umumnya manifestasi klinis awal yang terjadi berupa gangguan akibat thrombosis, baru diikuti kelainan berupa perdarahan begitu sudah terjadi koagulopai konsumtif.

Perdarahan traktus gastrointestinal atau pada traktus urinarius dan kulit.

Perdarahan dalam jumlah besar > perubahan status mental, gagal ginjal akut, hipoksia dan shock hipovolemik

Pemeriksaan laboratorium Pemeriksaan laboratorium mencakup parameter untuk menilai komponen yang terlibat dalam proses prokoagulasi dan fibrinolitik serta tanda-tanda dari gagal organpemeriksaan laboratorium abnormal thrombocytopenia, peningkatan D-dimer serta pemanjangan PT dan APTT Pemeriksaan laboratorium Prothrombin dan partial thromboplastin time Hitung trombosit Pemeriksaan jalur prokoagulan Pemeriksaan jalur fibrinolitik

Prothrombin dan partial thromboplastin time

Hasil pemeriksaan PT dapat menunjukkan defisiensi dari faktor I,II, V, VII, X dan digunakan untuk evaluasi jalur ekstrinsikaPTT digunakan untuk evaluasi faktor I,II,V,VIII,IX,XI,XII yang terlibat dalam jalur intrinsikPemanjangan waktu PT dan aPTT ditemukan pada kasus DICHitung trombosit

Hitung trombosit ditemukan rendah pada kehamilan normal dan berbagai kondisi medis kronis, infeksi malaria dan demam berdarah.Jumlah trombosit 90% pasienPemeriksaan jalur prokoagulan

Pemeriksaan jalur fibrinolitik

pemeriksaan produk sisa dari fibrinolysis yang mencakup fibrin degradation product (FDP), D-dimer, dan kandungan PAI-1 plasma.

Sistem skoring untuk diagnosis Skoring ISTH untuk diagnosis DICParameterSkoringPT (dalam detik)31 point>62 point Trombosit (x109/L)10 points11 pointTOTAL>5 = DIC cairan kristaloid Pemberian produk darah Pemberian antikoagulan

KESIMPULAN

DIC merupakan suatu sindrom kondisi terkait kehamilan dengan karakterisik aktivasi sistemik sistem pembekuan darah, sehingga terjadi thrombosis dan perdarahan.DIC merupakan komplikasi dari kondisi tertentu pada ibu hamildiagnosis DIC ditegakkan dengan menggunakan sistem skoring tertentu seperti skoring DIC ISTHtatalaksana DIC adalah menangani komplikasi kehamilan yang menjadi penyebab munculnya DIC sambil memberikan tatalaksana suportifDaftar PustakaErez O, Novack L, Beer-Weisel R, Dukler D, Press F, Zlotnik A, et al. 2014. DIC score in pregnant women--a population based modification of the International Society on Thrombosis and Hemostasis score. PLoS One : 93240Lurie S Michael F Yaakov M. 2000. Disseminated intravascular coagulopathy in pregnancy: thorough comprehension of etiology and management reduces obstetricians stress. Arch Gynecol Obstet Department of Obstetrics and Gynecology,Laniado Hospital, Netanya, Israel, 263:126130Mclintock C. And Jame A. H. 2011. Obstetric Hemorrhage. Journal Of Thrombosis And Haemostasis. 9: 14411451Nisio M, Baudo F, Cosmi B, DAngelo A, De Gasperi A, Malato A, et al. 2012. Diagnosis and treatment of disseminated intravascular coagulation: guidelines of the Italian Society for Haemostasis and Thrombosis (SISET). Thromb Res Elsevier Ltd; May:17784.Sahin S, Eroglu M, Tetik S, Guzin K. 2014. Disseminated Intravascular Coagulation In Obstetrics : Etiopathogenesis And Up To Date Management Strategies. Journal of Turkish Society of Obstetrics and Gynecology, (J Turk Soc Obstet Gynecol): 11: 42-51Pavord S. 2010. Normal Hematological Changes During Pregnancy and the Puerperium dalam Buku The Obtetric Hematology Manual Edited By Sue Pavord. Cambridge: 3-12Wada H, Matsumoto T and Yoshiki Y. 2014. Diagnosis and treatment of disseminatedintravascular coagulation (DIC) according to four DIC guidelines. Journal of Intensive Care 2:15