karmil 2012

Download KARMIL 2012

Post on 18-Oct-2015

182 views

Category:

Documents

3 download

Embed Size (px)

DESCRIPTION

Karya Tulis Kapten Chk M. Bilal, S.H.

TRANSCRIPT

  • 5/27/2018 KARMIL 2012

    1/68

    1

    UPAYA MENINGKATKAN PROFESIONALISME PRAJURIT TNI AD SEBAGAI

    KOMPONEN UTAMA DALAM SISTEM PERTAHANAN NEGARA

    BAB - I

    PENDAHULUAN

    1. Umum.

    a. Berakhirnya masa pemerintahan orde baru ditandai dengan bergulirnya era

    reformasi telah membawa dampak pada perubahan situasi yang tidak menentu

    dengan sangat cepat dan sulit untuk diprediksi, kondisi ini telah membawa pengaruh

    terhadap perkembangan situasi nasional terutama mengenai isu-isu yang berkaitandengan demokratisasi. Berdasarkan perkembangan tersebut, secara langsung maupun

    tidak langsung berpengaruh pada stabilitas nasional, Sehingga diperlukan perhatian

    khusus dari seluruh komponen bangsa dalam rangka menegakan kedaulatan Negara

    Kesatuan Republik Indonesia.

    b. Disadari atau tidak fenomena penghancuran suatu negara juga melalui front

    non militer seperti politik, ekonomi, sosial budaya maupun psykologi yangsesungguhnya sudah merambah dalam kehidupan bangsa Indonesia, belakangan ini

    berdampak sangat memprihatinkan dan hampir berada pada titik terendah pada diri

    sikap anak bangsa ini. Mencermati pengaruh tersebut maka dapat dipastikan bahwa

    ikatan nilai-nilai kebangsaan yang selama ini terpatri kuat dalam kehidupan berbangsa

    dan bernegara Indonesia yang merupakan pengejawantahan dari rasa cinta tanah air,

    bela negara dan semangat patriotisme terhadap negara Indonesia mulai menurun

    bahkan hampir sirna. Yang pada akhirnya berkembang pula adanya sebuah kesadaran

    etnis yang sempit berupa tuntutan merdeka dari sekelompok masyarakat dibeberapa

    daerah, seperti Aceh, Ambon dan Papua.

    c. Kondisi wawasan kebangsaan yang dimiliki anak-anak bangsa seperti itu,

    apabila dibiarkan dapat dipastikan Negara Kesatuan Republik Indonesia yang sangat

    kita cintai ini akan terpecah-pecah, dan pada gililirannya akan memudahkan kekuatan

    asing masuk ke wilayah kita seperti terjadi pada jaman penjajahan Belanda dahulu.

    Sebenarnya Wawasan Kebangsaan Indonesia itu sudah dicetuskan oleh seluruh

  • 5/27/2018 KARMIL 2012

    2/68

    2

    Pemuda Indonesia dalam suatu tekad pada tahun 1928 yang dikenal dengan sebutan

    Sumpah Pemudayang intinya bertekad untuk bersatu dan merdeka dalam wadah

    sebuah Negara Kesatuan Republik Indonesia.

    d. Mencermati kondisi yang yang sangat rentan di dalam kehidupan masyarakat,

    berbangsa dan bernegara khususnya prajurit TNI AD sebagai salah satu komponen

    bangsa yang masih tetap konsisten terhadap keutuhan NKRI perlu menjawab

    tantangan tersebut diatas bersama-sama Pemerintah daerah dan komponen lainya

    dalam memantapkan sistem pertahanan negara.

    2. Maksud dan Tujuan.

    a. Maksud. Tulisan ini dimaksudkan untuk memberikan gambaran tentang

    upaya yang harus dilakukan oleh setiap Prajurit TNI AD untuk meningkatkan

    profesionalisme dalam melaksanakan setiap tugas pokok yang diembannya sebagai

    komponen utama sistem pertahanan negara.

    b. Tujuan. Sebagai sumbangan pemikiran bagi komando atas guna

    menentukan kebijaksanaan yang berkaitan tentang profesionalisme prajurit TNI AD

    dalam rangka melaksanakan tugas pokok sebagai komponen utama sistem

    pertahanan negara.

    3. Ruang lingkup dan tata urut. Tulisan ini membahas tentang tentang

    profesionalisme prajurit TNI AD dalam rangka melaksanakan tugas pokok sebagai komponen

    utama sistem pertahanan Negara, yang disusun dengan tata urut sebagai berikut :

    Pendahuluan.

    a.

    Pendahuluan.b. Latar Belakang Pemikiran.

    c. Kondisi Prajurit TNI AD sebagai komponen utama sistem pertahanan negara

    Saat ini.

    d. Faktor yang Mempengaruhi.

    e. Kondisi Prajurit TNI AD sebagai komponen utama sistem pertahanan negara

    yang Diharapkan.

    f. Optimalisasi Prajurit TNI AD sebagai komponen utama sistem pertahanannegara.

    g. Penutup.

  • 5/27/2018 KARMIL 2012

    3/68

    3

    4. Metode dan Pendekatan.

    a. Metode. Pembahasan tulisan ini menggunakan metode deskriptif yaitu

    menguraikan data dan informasi yang dikumpulkan selanjutnya dianalisis untuk

    merumuskan Optimalisasi Prajurit TNI AD sebagai komponen utama sistem

    pertahanan negara.

    b. Pendekatan. Pembahasan dalam tulisan ini disusun melalui pendekatan

    kualitatif yang dipadukan dengan melakukan studi kepustakaan.

    5. Pengertian.

    a. Sistem Pertahanan Negaraadalah sistem pertahanan yangbersifat semesta

    yang melibatkan seluruh warga negara,wilayah, dan sumber daya nasional lainnya,serta dipersiapkan secara dini oleh pemerintah dan diselenggarakan secara total,

    terpadu, terarah, berkesinambungan, dan berkelanjutan untuk menegakkan

    kedaulatan negara, mempertahankan keutuhanwilayah. Negara Republik Indonesia,

    dan melindungi keselamatan segenap bangsa dari setiap ancaman.

    b. Militansi umum.Komponen utama adalah Tentara Nasional Indonesia yang

    siap digunakan untuk melaksanakan tugas-tugas pertahanan.

    c. Komponen cadangan adalah sumber daya nasional yang telah disiapkanuntuk dikerahkan melalui mobilisasi guna memperbesar dan memperkuat kekuatan

    dan kemampuan komponen utama.

    d. Komponen pendukungadalah sumber daya nasional yang dapat digunakan

    untuk meningkatkan kekuatan dan kemampuan komponen utama dan komponen

    cadangan.

    c. Profesionalisme. Definisi profesionalisme adalah mutu, kualitas, dan tindak

    tanduk yang merupakan ciri suatu profesi atau ciri orang yang profesional.

    Profesionalisme adalah sebutan yang mengacu kepada sikap mental dalam

    bentuk komitmen dari para anggota suatu profesi untuk senantiasa mewujudkan dan

    meningkatkan kualitas profesionalnya.

  • 5/27/2018 KARMIL 2012

    4/68

    4

    BAB II

    LATAR BELAKANG PEMIKIRAN

    6. Umum. TNI adalah komponen serta aset Bangsa dan peran TNI ditentukan oleh

    bangsa,TNI tidak berprentensi untuk menyelesaikan semua permasalahan bangsa karena hal

    tersebut dilakukan bersama-sama komponen bangsa, pemerintah, masyarakat lainya secara

    fungsional dalam suatu sistem nasional terpadu. TNI amat tahu peran, fungsinya dan

    misinya sebagai alat negara dan sebagai kekuatan pertahanan negara*.

    7. Landasan Pemikiran.

    a. Landasan idiil. Pancasila sebagai dasar negara yang mutlak, serta dalam

    kehidupan bangsa termasuk dalam jajaran TNI-AD berupa nilai-nilai, keselarasan,keseimbangan, keserasian dan kesatuan, kekeluargaan serta kebersamaan yang

    senantiasa menjadi pedoman dalam penataan kehidupan warga negara termasuk

    prajurit dalam berpikir, bersikap dan bertindak dalam penyelenggaraan negara

    khususnya pertahanan negara. Pancasila yang masing-masing silanya tidak dapat

    dipisahkan bahkan setiap sila yang satu dengan yang lainnya saling mempengaruhi

    dan merupakan suatu kesatuan yang utuh.

    1) Sila ketiga. Pedoman untuk menjaga, memelihara dan mempereratpersatuan dan kesatuan bangsa, menjadikannya titik perhatian serta

    pertimbangan dalam merumuskan dan melaksanakan kebijakan pemerintah.

    2) Sila keempat.Pedoman dalam menegakan kehidupan yang demokratis

    yang mengutamakan kepentingan bangsa dan negara di atas kepentingan

    pribadi atau golongan serta menjadikan wewenang yang dimiliki sebagai jalan

    untuk menjalankan amanah masyarakat dengan sebaik-baiknya.

    b. Landasan Konstitusional.

    1) Undang-Undang Dasar 1945. Bahwa pertahanan dan keamanan negara

    Republik Indonesia bertitik tolak pada falsafah dan pandangan hidup bangsa

    Indonesia, untuk menjamin tetap tegaknya kedaulatan Negara kesatuan

    Republik Indonesia yang berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar

    1945, sehingga keberadaan TNI melaksanakan fungsi pertahanan keamanan

    negara Republik Indonesia merupakan upaya mewujudkan satu kesatuan

    Pertahanan dan Keamanan Negara dalam rangka Wawasan Nusantara untuk

    melindungi segenap bangsa dan seluruh tumpah darah Indonesia, dan untuk

  • 5/27/2018 KARMIL 2012

    5/68

    5

    memajukan kesejahteraan umum, mencerdaskan kehidupan bangsa, dan ikut

    serta melaksanakan ketertiban dunia, guna mencapai tujuan nasional.

    a) Pada amandemen kedua pasal 30 bab XII pertahanan dan

    keamanan negara menyatakan bahwa tiap- tiap warga negara berhak

    dan wajib ikut serta dalam usaha pertahanan dan keamanan negara.

    Hak dan kewajiban warga negara dipertegas pada amandemen kedua

    ayat 3 pasal 27 Bab X warga negara yang menyatakan bahwa setiap

    warga negara berhak dan wajib ikut serta dalam upaya pembelaan

    negara.

    b) Pada amandemen kedua ayat 2 pasal 30 Bab XII Pertahanan

    negara menyatakan bahwa usaha pertahanan dan keamanan melaluisistem pertahanan dan keamanan rakyat semesta oleh Tentara Nasional

    Indonesia dan Kepolisian Negara Republik Indonesia sebagai kekuatan

    utama dan rakyat sebagai kekuatan pendukung.

    c. Landasan Konsepsional.

    1) Wawasan Nusantara. Wawasan Nusantara merupakan cara pandang

    mendasar dan komprehensif bagi bangsa Indonesia, dalam mengartikan

    wilayah Indonesia beserta segala isinya sebagai satu kesatuan wilayah yangbulat dan utuh, termasuk didalamnya kesatuan pertahanan dan keamanan.

    Perwujudan kesatuan pertahanan dan keamanan mengandung makna bahwa

    ancaman terhadap kedaulatan nasional secara keseluruhan yang harus

    dihadapi dengan mengerahkan segenap daya dan kemampuan.

    2) Ketahanan Nasional. Kondisi dinamis suatu bangsa, berisi keuletan dan

    ketangguhan yang mengandung kemampuan mengembangkan kekuasaan

    nasional dalam menghadapi dan mengatasi segala ancaman, baik yang datang

    dari luar maupun dari dalam yang langsung maupun tidak